What is a Perfect Marriage?

"Kata orang, tidak ada yang namanya pernikahan yang sempurna. Yang sebenarnya tidak ada adalah pernikahan yang mudah." - Recipes for a Perfect Marriage, Kate Kerrigan


Saya setuju dengan ungkapan diatas, bahwa yang sebenarnya tidak ada adalah pernikahan yang mudah. 

Tahun ini, 11 February kemarin, adalah hari pernikahan saya & Abah yang ke 9. Kalau diibaratkan manusia, 9 tahun masih kelas 4 SD, masih jauh dari kedewasaan meskipun tetap mendapatkan banyak pengalaman. 

Saat ini sepertinya saya & Abah ngerasain lutut luka ketika berlarian, keseleo ketika main karet, jatuh ketika naik pohon, berantem ketika main galah asin, dan diem-dieman ketika main petak umpet. Tapi dari situ kami belajar, terutama dalam menjaga hati masing-masing. Esmosi sih yang paling sulit dikuasai, tapi layaknya anak umur 9thn, itu lagi masa-masanya explorasi, kompetitif, sering cemas & emosi yang berubah-ubah. Begitu pula pernikahan saya & Abah. 

Satu yang saya tahu, bahwa tidak akan ada komitmen pernikahan sebelum saya mencintai dengan tulus. Tahun ini saya belajar bahwa cinta dalam pernikahan akan berevolusi, tidak akan pernah selesai, harus elastis dan bisa disesuaikan. Dan juga menerima, karena menerima adalah langkah pertama menuju cinta pernikahan yang tanpa syarat. 

Masih banyak yang perlu dipelajari, banyak yang harus dilakukan dan diusahakan untuk pernikahan, tidak akan mudah tapi dengan saling mengingatkan komitmen awal menikah, semoga masa-masa SD ini akan berlalu dan kami lulus dengan nilai yang indah :) 


CONVERSATION

6 comments:

  1. Happy anniversary ya.. bagus bgt analoginya...

    ReplyDelete
  2. happy anniversary mamiihh n abah...semoga semakin bisa saling mencintai tanpa syarat..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih nikeee, semoga ya... susah euy tanpa syarat, soalnya sekarang kalau mau apa2 harus ada syaratnya XD

      Delete
  3. Hepi eniperseriii..selisih 3 hari yak kita beda setaon..hahaha..sakinah mawaddah warrahmah always yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama Neng Vari! amiin, amiin, amiin, doa yang sama gue persembahkan buat elo & Pak suami. Langgeng sampe aki-nini

      Delete

Back
to top