Berdamai Dengan Stretchmarks
Oh well, menulis tentang ini seperti membuka luka lama angan-angan akan kulit mulus pasca melahirkan yang tinggal kenangan.... #memandangijendelaruanganbos
Waktu hamil Raya, saya udah siap peralatan tempur untuk membasmi stretchmarks. Body butter olive - checked, olive oil extra virgin *kayakmaumasak* - checked, body lotion merk Mothercare yang katanya bisa menangkis stretchmarks selama hamil - checked, balurin semua itu losion kebadan-badan pagi, siang, malem - checked. Hasilnya? Stretchmarks dimana-manaaaaaaa :(( Sedihnya ngelebihin pas nonton star wars dan si Luke Skywalker jadi Darth Vader kaaak #eh.
Padahal saya udah pede, kalau dengan semua lotion-lotion itu kulit saya terbebas dari stretchmarks. Secara nyokap kulitnya mulus setelah ngelahirin 4 anak, trus Kakak-Kakak saya yang mulus pula, apalagi Kakak #1 yang kulitnya tetap mulus sampai sekarang ngga ada satu stretchmarks pun padahal dia udah ngelahirin sebanyak 6 kali... #glegh... Semua padahal berjalan dengan baik dari kehamilan bulan pertama sampai bulan keenam. Saya udah yakin kalau terbebas dari stretchmarks. Sayangnya tiba-tiba bulan ketujuh, guratan-guratan itu merajalela muncul. Ngga cuman diperut & pinggang, paha & betis pun dipenuhi stretchmarks. Huaaaaaaaah #mewekbombay
Emang dari bulan pertama sampai bulan kelima, saya susah makan dan kenaikan badannya biasa aja. Tapiii karena Abah khawatir sama bayi kami (takut BB bayi kurang) saya pun didaulat makan banyaaaaaak, hiks... Pokoknya Abah nyekokin saya makan mulu, walhasil total kenaikan BB pas saya hamil adalah 25kg #ngok Karena kenaikan BB yang drastis, stretchmarks pun bermunculan, ditambah kulit badan saya yang tipis, jadi si stretchmarks dengan seenaknya berlomba-lomba mengguratkan garis diperut, paha & betis. Saya menyalahkan Abah atas kejadian ini... Pokoknya semua gara-gara Abah deh.. XD
Sekarang stretchmarks itu udah kayak bagian dari badan saya, kadang kalau lagi ngaca dikamar mandi, rasanya pengen punya bayak duit biar bisa operasi ngilangin stretchmarks kayak Krisdayanti :(
Apa daya dan mau dikata, stretchmarks udah menjadi bagian dari tubuh saya... (soalnya ngga bisa operasi karena ngga punya banyak duit kayak Krisdayanti #teteup) Yang bisa saya lakukan ya menerima & berdamai dengan stretchmarks inih. Meskipun kulit saya udah kayak macan (loreng-loreng) tapi setiap ngeliat Raya, saya rela kok... Ikhlas, ridho berloreng-loreng ria karena liat hasilnya udah lahir dengan selamat, sempurna & sehat. Saya anggap aja stretchmarks ini sebagai salah satu sejarah, garis hidup atau prakarya lahirnya Raya #blah.
Tapi tetep sih, ini salah Abah & kalau saya punya duit banyak mau operasi kulit kayak Krisdayanti XD #berdamaiapaaaan.




